oleh

Miliki Satgas Aman Nusa Dua, Kapolda : Berkerumun akan Dibubarkan

MANOKWARI – Peningkatan status dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat, membuat pihak Kepolisian Daerah Papua Barat akan mengambil langkah tegas terhadap masyarakat yang di dapati masih berkerumun.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Tornagogo Sihombing. Kata Tornagogo, nantinya dalam melaksanakan tugas pemantauan, anggotanya akan bertindak tegas kepada kelompok masyarakat yang tidak mengikuti aturan yang ada. Ini dilakukannya semata-mata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus corona semakin meluas.

“Kami juga kebetulan untuk menemani gugus tugas itu, ada Satgas Aman Nusa Dua. Satgas Aman Nusa Dua itu, tentunya kami akan mendukung hal-hal yang dilakukan oleh gugu tugas itu, dalam percepatan penanganan covid-19 di wilayah Papua Barat. Kalau memang tidak lakukan Social Distancing kita akan amankan, sampai orang yang berkumpul pun kita akan bubarkan,” tegas Kapolda.

Tindakan yang akan dilakukan oleh anggota Kepolisian dalam melakukan pemantauan Social Distancing, kata Tornagogo, akan merujuk pada maklumat Kapolri yang secara tegas memerintahkan seluruh Kapolda dan jajarannya, untuk mengambil langkah tegas bagi siapapun yang tidak patuh pada perintah pemerintah, guna mencegah penyebaran virus corona.

“Kita akan bubarkan. Karena Maklumat Kapolri itu sudah mendukung kami. Maklumat Kapolri kan sudah jelas, bahwa mendukung setiap Kapolda untuk melakukan hal-hal yang terkait dengan tidak berjalan baiknya Physical Distancing yang sudah di sampaikan Pak Jokowi,” tambah Tornagogo. (SM3)

Komentar

Berita Terkini