Galang Bantuan untuk Korban Bencana di NTT, Ketua IKF Imbau Warga Flobamora di Papua Barat Bergandengan Tangan

  • Whatsapp
Pengurus IKF dan AMFlora Papua Barat memberikan keterangan terkait aksi penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di NTT, Rabu (7/4/2021).

MANOKWARI – Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Provinsi Papua Barat melakukan aksi penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Provinsi NTT. Karena itu, masyarakat NTT di Provinsi Papua Barat diimbau mengambil bagian dan berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Ketua IKF Papua Barat, Clinton Tallo, mengatakan, bencana alam di NTT adalah rencana Tuhan. Akibat bencana itu, banyak orang kehilangan keluarga, materi, dan juga pekerjaan.

Karena itu, Clinton mengimbau seluruh masyarakat NTT yang ada di Provinsi Papua untuk bergandengan tangan dan bahu-membahu menggalang bantuan untuk korban bencana alam di NTT. Bantuan yang diberikan akan sedikit meringankan beban mereka yang terkena bencana.

“Mari kita bersama-sama membantu memulihkan saudara-saudara kita yang banyak kehilangan karena bencana alam di NTT. Banyak korban jiwa, banyak korban materi, dan banyak hilang pekerjaan karena bencana. Bencana ini rencana Tuhan. Oleh sebab itu, saya mengimbau masyarakat NTT di Papua Barat dan Papua untuk sama-sama membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Clinton di Posko Bencana Alam NTT, di kawasan Borarsi Manokwari, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Sekda Nataniel Pastikan DPA Dibagikan

Sekretaris IKF Papua Barat, Romanus Pegan, mengatakan, bencana alam di NTT melanda hampir semua kabupaten/kota. Untuk itu, pihaknya sudah menyurati pengurus IKF kabupaten/kota di Papua Barat untuk mendirikan posko dan menggalang bantuan.

“Ini tanggung jawab kami sebagai anak-anak NTT yang ada di Papua Barat untuk membantu saudara-saudara kami di NTT,” ujarnya.

Aksi penggalangan bantuan, menurut dia, dikoordinir oleh Angkatan Muda Flobamora (AMFlora). Setelah bantuan terkumpul, akan langsung disalurkan ke NTT. Penyalurannya akan dikoordinasikan dengan Gubernur NTT.

“Dalam surat kepada pengurus IKF kabupaten/kota di Papua Barat, kami sampaikan bahwa setelah bantuan terkumpul akan dikirim ke IKF provinsi baru disalurkan ke NTT. Jadi dalam bentuk uang atau barang, dikirim ke provinsi dulu baru disalurkan ke NTT,” tegasnya.

Ketua AMFlora Papua Barat, Yan Karmadi, menambahkan, AMFlora ditunjuk oleh IKF untuk mengordinir aksi penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di NTT.

“Jadi kami sebagai koordinator untuk penggalangan bantuan bagi saudara-saudara kami yang mengalami musibah bencana alam di NTT,” katanya.

Selain di posko, kata Yan, aksi penggalangan bantuan akan dilaksanakan di sejumlah titik di Manokwari. Di antaranya di lampu-lampu merah dan di titik-titik yang dianggap strategis.

“Kalau ada yang sudah turun kami tinggal menyesuaikan. Tapi yang jelas di lampu merah Makalew, Haji Bauw, Sanggeng, Sinar Suri, dan Reremi,” ujarnya.

Aksi penggalangan bantuan, katanya, akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Kamis (8/4/2021).

Sedangkan posko, katanya, dibuka 24 jam selama dua minggu, tergantung situasi di lapangan. Bantuan yang dikumpulkan dapat berupa uang serta pakaian layak pakai, makanan siap saji, dan obat-obatan. (SM7)

Pos terkait

Comment