Gugus Tugas Kabupaten Manokwari Didesak Perjelas dan Jemput Dua Warga yang Positif COVID-19

Anggota DPRD Manokwari, Norman Tambunan. (Foto:SM7)

MANOKWARI – Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Papua Barat mengumumkan dua warga Kabupaten Manokwari positif COVID-19. Untuk itu, Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Manokwari didesak segera menjemput keduanya untuk diisolasi.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, Norman Tambunan, mendesak Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Manokwari menggelar konferensi pers untuk memperjelas informasi Gugus Tugas Provinsi Papua Barat yang menyatakan dua warga Manokwari positif COVID-19.

Bacaan Lainnya

“Jangan bikin masyarakat was-was, orang-orang yang terkena ini siapa saja?” kata Norman kepada suaramandiri.co, Kamis (16/4/2020) malam.

Dia juga mempertanyakan baru terungkapnya dua orang yang dinyatakan positif tersebut. Sesuai informasi yang diperolehnya, dua orang yang dinyatakan positif baru pulang dari Gowa.

“Orang-orang ini sekarang di mana? Apakah sudah diisolasi atau belum? Kita belum tahu ini karena dari media sampaikan belum (diisolasi). Ini tim gugus tugas bagaimana?” ujarnya.

Menurutnya, sebelum sampelnya diperiksa, kedua warga tersebut pasti sudah melalui rapid test. Waktu pelaksanaan rapid test untuk keduanya pun menjadi pertanyaan.

“Dites itu kapan. Apakah setelah rapid test diisolasi atau tidak? Kalau bisa keduanya dijemput langsung diisolasi. Jangan sampai penyebarannya terlalu luas,” tegasnya.

Norman juga mendesak Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Manokwari agar menginterogasi keduanya jika sudah dijemput. Hal itu untuk mengetahui siapa saja yang sudah kontak fisik dengan keduanya.

Mereka yang melakukan kontak fisik dengan keduanya pun, tambah Norman, harus dijemput untuk dites. Masyarakat di sekitar tempat tinggak keduanya pun perlu diperiksa.

Baca Juga:  Soal Batas Harga Rapid Antigen di Kabupaten Manokwari: Dinkes Ajukan Rp109 Ribu, IDI dan Patelki Maunya Rp150 Ribu

“Dengan siapa-siapa sudah bertemu, dengan siapa saja sudah kontak ini diperjelas supaya diantisipasi penyebarannya. Jangan ada gyang disembunyikan,” tegasnya.

Saat ini, tambahnya, masih banyak masyarakat Manokwari yang keluyuran meski sudah ada instruksi bupati.

“Jadi mohon untuk masyarakat Manokwari untuk tetap berada di luar dan jangan ‘cakadidi’. Dan pemda segera siapkan bantuan sembako buat warga yang tak mampu,” tukasnya. (SM7)

Pos terkait