Lepas 187 Lulusan STIH Manokwari, Filep Wamafma: Manfaatkan Ilmu untuk Kepentingan Banyak Orang

Manokwari – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari melepas 187 lulusan pada prosesi wisuda yang dilaksanakan Senin (25/3/2024. Prosesi wisuda digelar dalam rapat senat terbuka Angkatan XXXIX tahun akademik 2023/2024.

Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma SH, MHum, mengatakan 187 lulusan itu berasal dari Jurusan Hukum Pidana sebanyak 65 orang, Jurusan Hukum Perdata sebanyak 71 orang, Jurusan Hukum Pemerintahan sebanyak 51 orang.

Bacaan Lainnya

“Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan atas gelar sarjana hukumnya, manfaatkan ilmu untuk kepentingan banyak orang,” ujarnya.

Filep mengatakan, STIH Manokwari terus melakukan evaluasi internal. Dan salah satu kendala yang dihasapi6 STIH Manokwari adalah rasio dosen dan mahasiswa.

“Kita masih memiliki sejumlah permasalahan dan terus melakukan evaluasi internal,” ujarnya.

Namun demikian, menurut Filep, STIH Manokwari terus mengikuti sertifikasi profesi dosen untuk meningkatkan standar mutu kualitas pendidikan.

“STIH Manokwari memiliki 5 dosen yang tersertifikasi standar nasional. Salah satunya saya (Filep Wamafma),” katanya.

Selain itu, menurut Filep, STIH Manokwari memiliki 11 orang dosen dengan sertifikasi pengacara.

Sementara dari sisi jumlah mahasiswa, Filep mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir jumlahnya naik turun.

Pada tahun 2019 STIH Manokwari memiliki mahasiawa sebanyak 412 orang, tahun 2020 sebanyak 296 mahasiswa, tahun 2021 ada 415 mahasiswa, tahun 2022 sebanyak 604 mahasiswa, dan tahun 2023 terdapat 463 mahasiswa.

Saat ini, STIH Manokwari telah menerapkan Kampus Merdeka dan telah menjalin kerja sama dengan beberapa instansi yakni Mabes Polri, Polda Papua Barat, Pengadilan Tinggi PB, Kejati PB, Universitas Hasanuddin Makassar, dan sejumlah lembaga lainnya.

Baca Juga:  Guru Harus Jadi Garda Terdepan untuk Ikut Menyosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Filep mengucapkan terima kasih kepada para orangtua yang telah mempercayakan STIH Manokwari untuk mendidik, membentuk, sehingga bisa menjadi orang sukses di kemudian hari.

“Saya berharap kepada wisudawan, hargai keluargamu (orangtua) dalam hukum Tuhan. Saya ingatkan jangan sekali-sekali lupa akan sejarahmu. Manfaatkan ilmumu untuk kepentingan banyak orang,” tukasnya. (SM7) 

Pos terkait