Mahasiswa FKIP Unipa Kampus Ransiki Ikut PKKMB

Sebanyak 176 Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIPA, Kampus 3 Ransiki mengikuti Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB)

MANOKWARI SELATAN –  Sebanyak 176 Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  UNIPA, Kampus 3 Ransiki mengikuti Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru(PKKMB).

176 mahasiswa ini terdiri dari jurusan Matematika 27 orang, Biologi 38 orang, fFsika 2 orang, Kimia 3 orang, Bahasa Indonesia 71 orang dan bahasa Inggris 35 orang.

Bacaan Lainnya

PKKMB dilakukan untuk mengenalkan kepada mahasiswa baru tentang kehidupan kampus yang berbeda dengan Sekolah Menengah Atas.

“Jumlah mahasiswa baru FKIP yng diterima 310 orang, namun yang hadir mengikuti pkkmb hanya 176 orang. Program PKKMB ini untuk memberikan orientasi agar mahasiswa baru bisa lebih mudah beradaptasi dengan kehidupan lingkungan kampus,” ujar Kaleb Amaghi Yenusi S.Si.,M.Sc, ketua panitia PKKMB FKIP Unipa tahun 2019, Rabu (28/8).

Sementara itu, Bupati Manokwari Selatan dalam sambutannya, berharap lulusan FKIP Unipa Kampus 3 Ransiki, dapat menjadi lulusan yang memiliki literasi data dan teknologi sesuai kebutuhan komptensi saat ini, sehingga nantinya mampu mengisi kekurangan tenaga pendidik di Tanah Papua.

“Anda-anda ini nantinya setelah kuliah dan lulus, akan menjadi tenaga pendidik yang mencetak SDM generasi penerus bangsa. Lewat PKKMB ini, pasti dibekali juga dengan wawasan kebangsaan dan materi lainnya, yang bertujuan meningkatkan rasa cinta tanah air, berkarakter handal dan berdaya saing di era revolusi teknologi,” kata Bupati Markus Waran.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKIP UNIPA, Jan Hendriek Nunaki S.Pd., M.Si, berpesan agar mahasiswa baru yang berkampus di Ransiki, dapat menjaga sikap dan membaur dengan masyarakat di Mansel.

Baca Juga:  DPRD Belum Terima RKA Pemkab Manokwari

Mengikuti seluruh aturan yang sudah ditetapkan Universitas, Fakultas dan Jurusan.

Selain itu, ada program pengentasan buta aksara, sehingga nantinya setiap hari jumat, mereka akan turun ke masyarakat.

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta pkkmb, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dari Bupati Markus Waran tentang gambaran umum rencana strategis pembangunan di Kabupaten Manokwari Selatan. (SM5)

Pos terkait