Pemerintah Targetkan Pembangunan Bandara Siboru Fakfak Rampung 2022

  • Whatsapp
Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

MANOKWARI – Usai mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau lokasi Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Gubernur Papua Barat menyebut pengerjaan Bandara Siboru ditargetkan Tahun 2022, rampung.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Presiden RI Jokowi memerintahkan untuk membangun Papua dan Papua Barat secara cepat.

“Karena itu saya bersama Pak Bahlil, Pemda, dan unsur forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), merancang pembangunan bandara yang lokasinya di Siboru ini. Dengan kondisi geografis yang sulit tentunya dibutuhkan upaya lebih untuk membangun Bandara Siboru ini,” jelas Menhub.

Menhub mengungkapkan, saat ini di Fakfak sudah memiliki bandara eksisting yaitu Bandara Torea, namun hanya memiliki landasan sekitar 1400 m dan belum bisa didarati pesawat berbadan besar. Oleh karenanya dibangunlah Bandara baru yang berlokasi di Siboru.

“Diharapkan dengan hadirnya bandara Siboru, menciptakan konektivitas dari dan ke Fakfak sehingga kota ini bisa menjadi tujuan wisata baru, dan pergerakan manusia dan barang bisa dilakukan dengan lancar. Oleh karenanya, Saya mohon dukungan dari Gubernur, Forkompinda dan juga masyarakat Fakfak agar pembangunan bandara ini berjalan dengan lancar,” ungkap Menhub

“Bandara Siboru di Fakfak dibangun sejak 2020 dan Tahun 2021 saat ini sedang dikerjakan akan rampung pengerjaanya Tahun 2022,” kata Gubernur Drs Dominggus Mandacan di Manokwari, Jumat (24/9/2021) sore.

Menteri Perhubungan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Manokwari dalam rangka peninjau pekerjaan  Box Culvert Runway Bandara Rendani, selain itu Budi Karya Sumadi menuju Kabaten Fakfak bersama rombongan.

Perjalanan dari pusat kota Fakfak ke Lokasi  Bandara Siboru Fakfak membutuhkan waktu sekitar 1 Jam.

“Tadi pak menteri berpesan bahwa ini juga merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk mendukung Pembangunan Bandara Siboru,” Jelas Mandacan.

Dia mengatakan, tanggung jawab Pemda Fakfak dan Pemprov Papua Barat berupa pembayaran ganti rugi pembebasan lahan dan pengerjaan akses jalan dari pusat Kota menuju kawasan Bandara Siboru perlu ditingkatkan.

Bandara Siboru terletak di Distrik Wartutin Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. (SM17)

Pos terkait