MANOKWARI – Polda Papua Barat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Mansinam 2026 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dipimpin langsung Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare, Apel berlangsung di lapangan Mapolda Papua Barat,Kamis (12/3/2026).
Apel gelar pasukan ini menandai kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana dalam pengamanan perayaan Idul Fitri di wilayah Papua Barat. Kegiatan ini ditandai dengan pengecekan pasukan oleh Kapolda Papua Barat.
Polda Papua Barat menyiapkan sebanyak 909 personel yang akan disebar di berbagai wilayah di Papua Barat. Operasi Ketupat Mansinam 2026 ini berlangsung selama 13 hari terhitung 12 -25 Maret 2026.
Sementara itu, untuk mendukung kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri. Polda Papua Barat menyiapkan 12 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, serta 4 pos terpadu.
Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare mengatakan secara umum situasi keamanan di wilayah Papua Barat masih relatif aman dan kondusif. Namun demikian, pihaknya tetap mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk faktor cuaca dan titik-titik rawan bencana.
“Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait demi mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam selama berlangsungnya perayaan Idul Fitri,” kata Kapolda.
Menurut Kapolda situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Manokwari saat ini didominasi oleh kejahatan konvensional. Oleh karena itu, selain pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026, Polda Papua Barat juga meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama bulan Ramadan.
Kapolda juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar melaporkan kepada petugas jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Hal ini bertujuan untuk memudahkan aparat dalam melakukan pengawasan dan menjaga keamanan lingkungan. (SM)







