Ratusan Siswa SD Kota Sorong Ikut Kegiatan Wana Belajar Di Taman Wisata Alam

SORONG, PBD – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya bekerjasama dengan Fauna & Flora Indonesia (FFI) Program Tanah Papua menyelenggarakan program Pendidikan Konservasi (Penkon) bernama Wana Belajar yang dilaksanakan di Taman Wisata Alam (TWA) Kota Sorong, Senin (11/05/2026).

Wana Belajar merupakan program pendidikan konservasi yang dirancang sebagai ruang belajar terbuka bagi anak-anak untuk mengenal, memahami, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan alam. Istilah “Wana” memiliki arti hutan, rimba, atau alam, yang menggambarkan suatu ekosistem tempat berbagai unsur kehidupan saling terhubung dan saling memengaruhi.

Sementara itu, “belajar” merupakan proses aktif untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, pemahaman, serta nilai-nilai baru melalui pengalaman, eksplorasi, percobaan, refleksi, dan pertumbuhan. Dengan demikian, Wana Belajar dimaknai sebagai sebuah perjalanan pembelajaran yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi alam secara alami dan bermakna, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu, pemahaman, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Program Wana Belajar mengajak peserta untuk memandang proses belajar sebagai sebuah petualangan yang kaya akan penemuan, pertumbuhan, dan koneksi dengan alam. Pendekatan pembelajaran dalam kegiatan ini menekankan pengalaman langsung di alam sebagai sarana untuk membangun pemahaman yang lebih kontekstual mengenai lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati. Melalui kegiatan pengamatan, diskusi, eksplorasi, serta aktivitas kelompok di alam, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peduli terhadap lingkungan secara lebih mendalam.

Saat diwawancarai, Penyuluh Kehutanan BBKSDA Provinsi Papua Barat Daya, Jessy Priscilla Siburian yang juga menjadi salah satu fasilitator mengatakan kegiatan program Wana Belajar ini merupakan konsep pembelajaran yang layak untuk menjadi perhatian setiap sekolah untuk anak-anak untuk dapat belajar mengenal alam. Adalah rasa bahagia melihat setiap anak antusias belajar hal-hal yang sebelumnya hanya dapat mereka lihat baik dari buku ataupun tontonan video dapat berjumpa langsung di alam sekitar mereka sendiri.

Baca Juga:  Fakultas Kehutanan UNIPA Gelar Webinar, "Universitas Papua Menuju Akreditasi Internasional ASIIN"

“Kami mengajak mereka untuk melihat bentuk nyata hutan dan satwa di alam, mengajarkan mereka untuk mengimplementasikan langsung alam dan hutan yang mereka jumpai,” ujar Jessy.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 3 (tiga) sekolah yaitu SD al-Jihad Kota Sorong, SD YPKK Moria Kota Sorong, dan SD Negeri 51 Kabupaten Sorong dilaksanakan selama tiga kali pada setiap sekolah. Setiap pertemuan dimulai pukul 09.00-12.00 WIT. Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dengan menargetkan sebanyak 130 siswa-siswi kelas V SD. (SM14)

Pos terkait