BKKBN Papua Barat Lakukan Pendataan Keluarga 1 September-31 Oktober 2022, Ini Sasarannya

BKKBN Papua Barat
Kepala BKKBN Perwakilan Papua Barat, Philmona Maria Yarollo.

 

MANOKWARI, – Mulai 1 September hingga 31 Oktober 2022 BKKBN melakukan pendataan keluarga. Sasaran pendataan keluarga di Papua Barat yakni sebanyak 235.541 keluarga dari total 331.846 keluarga.

Bacaan Lainnya

“Saat ini BKKBN melaksanakan program pendataan keluarga. Istilahnya pemukrahiran data keluarga tahun 2022. Jadi BKKBN setiap lima tahun melakukan pendataan keluarga, tetapi setiap tahun melaksanakan pemuktahiran data,” kata Kepala BKKBN Perwakilan Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, pada Forum Koordinasi Jurnalis, Jumat (23/09/2022).

Menurutnya, pendataan keluarga dilaksanakan pada 1 September hingga 31 Oktober 2022. Pihaknya diberikan target oleh BKKBN Pusat untuk bisa mendata 235.541 keluarga dari total 331.846 keluarga sesuai data Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2021.

“Dalam pendataan keluarga, ada target yang diberikan oleh BKKBN Pusat. Kalau dari data PKH tahun 2021, jumlah keluarga di Papua Barat sebanyak 331. 846. Dari jumlah itu, kami diberikan target melakukan pendataan pada 235.541 keluarga. Jumlah itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Papua Barat,” sebutnya.

Dikatakan Yarollo, ada dua metode pendataan yakni melalui smartphone dan melalui formulir. Namun yang sudah berjalan saat ini adalah pendataan keluarga melalui smartphone.

“Karena formulir ini pengadaan dari pusat, sehingga kita masih menunggu. Harapannya dalam waktu dekat ini atau dalam bulan September ini formulir sudah tiba, sehingga dapat dilaksanakan pendataan keluarga menggunakan formulir,” ujarnya.

Dari 13 kabupaten/kota di Papua Barat, hanya Kabupaten Sorong yang memilih tidak menggunakan metode formulir. Kabupaten Sorong memilih hanya melakukan pendataan menggunakan smartphone.

“Kita ada bentuk tim di masing-masing kabupaten yang akan membantu melaksanakan pendataan. Saat ini sudah dilakukan orienasi bagi tim pendataan dan juga pendampingan terkait pendataan menggunakan smartphone,” tukasnya. (SM7)

Pos terkait