Gubernur PBD dan Bupati Raja Ampat Resmikan Pemasangan 6 RAMS

Gubernur PBD, Elisa Kambu saat memotong pita tanda diresmikan pemasangan mooring RAMS di perairan laut kepulauan Pam, Rabu (21/01/2026)

PAM, RAJA AMPAT – Raja Ampat Mooring System (RAMS) atau Sistem Labuh Tambat Raja Ampat yang telah digagas semenjak tahun 2018 mulai direalisasikan secara bertahap, dimana kali ini 6 buah mooring atau labuh tambat akan dipasang disekitar wilayah IV Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Daerah (BLUD UPTD) Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat, Rabu (21/01/2026)

Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Syafri Tuharea menjelaskan RAMS sebelumnya telah didukung dengan Surat Keputusan Gubernur Papua Barat Daya bernomor 100.3.3.1/82/8/2024 Tentang Pengelolaan Fasilitas Labuh Tambat, lalu kemudian tahun ini juga dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur Papua Barat Daya bernomor 67 tahun 2026 Tentang Wajib Tambat Labuh dan Lego Jangkar Pada Titik-titik yang Ditentukan Dalam Kawasan Konservasi Di Perairan Kepulauan Raja Ampat. Fokus utama adanya kebijakan ini adalah pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan serta meleastarikan ekosistem Terumbu karang Raja Ampat.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini adalah wujud sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, masyarakat adat dan para pemangku kepentingan untuk mendorong pemanfaatan ruang laut yang ramah lingkungan,” jelas Syafri Tuharea.

Senior Vice President and Exevutive Chair Konservasi Indonesia, Meizani Irmadhiany dalam sambutannya menjelaskan bahwa apa yang dilakukan bersama hari ini adalah dalam rangka meningkatkan efektivitas dan kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi perairan di Raja Ampat untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan bagi masyarakat lokal. Lalu juga untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan-kawasan konservasi perairan yang ada di Raja Ampat untuk menjaga alam lautnya yang indah.

Baca Juga:  H-1 Pemilu Raja Ampat, Berikut Update Informasi dan Arahan Pemprov PBD dan Pemda Raja Ampat

“Kami bangga termasuk dalam mitra pemerintah, masyarakat adat, dan berbagai pihak yang turut bekerjasama menjaga keindahan Raja Ampat,” ujar Meizani Irmadhiany.

Berikut, Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi semua pihak sehingga program yang telah dimulai semenjak 2018 dapat mulai direalisasikan secara bertahap demi menjaga keindahan bawah laut Raja Ampat.

“Mari kita sama-sama pasang mooring ini, dan nanti kedepannya akan kami pasang rambu-rambu lalu lintas di laut agar tidak ada lagi kapal atau speedboat yang kandas di reef,” ujar Bupati.

Kemudian, Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menghimbau kepada seluruh pihak agar berkomitmen terus menjaga alam Raja Ampat. Ia pun memberikan arahan secara khusus agar masyarakat Raja Ampat dapat meningkatkan kapasitas untuk dapat berperan aktif menjaga dan merawat penggunaan RAMS agar dapat berfungsi serta terpelihara hingga puluhan tahun.

“Perjuangan belum selesai, tugas kita hari ini adalah kita terus menjaga Raja Ampat, memastikan dapat dimanfaatkan dengan bijak hingga generasi yang akan datang masih mampu merasakan keindahannya,” pesan Gubernur PBD.

Kemudian, bersama seluruh pihak dan pemangku kepentingan, Gubernur PBD menyaksikan prosesi adat sebelum mooring yang terletak dibagian utara Pulau Fam dipasang. Setelah prosesi adat, didampingi Bupati Raja Ampat dan Senior Vice President and Exevutive Chair Konservasi Indonesia, Gubernur PBD menggunting pita tanda peresmian pemasangan mooring RAMS dilakukan.

Selain meresmikan pemasangan mooring, Gubernur PBD dan Bupati Raja Ampat menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Pulau Pam, pelaku usaha wisata, dan perwakilan sektor usaha lainnya di Pulau Pam.

Berikut lokasi dan titik koordinat dari 5 buah mooring yang akan dipasang, yakni :

Baca Juga:  Akan MoU Dengan Pemda, PT. JAS Hadirkan Moda Transportasi Helikopter di Raja Ampat

1. 000 39,577′ LS, 1300 18,593′ BT

2. 000 35,235′ LS, 1300 17,079′ BT

3. 000 39,577′ LS, 1300 18,593′ BT

4. 000 39,973′ LS, 1300 16,699′ BT

5. 000 34,043′ LS, 1300 16,712′ BT.

Pos terkait