MANOKWARI – Musyawarah Daerah (Musda) II Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) Tanah Papua resmi dibuka di Auditorium BPMP Papua Barat Manokwari, Senin (20/4/2026).
Musda digelar 20-21 April 2026 dengan agenda laporan pertanggungjawaban Pengurus Daerah periode 2021-2026, sidang komisi, dan pemilihan Pengurus Daerah GKMI Tanah Papua periode 2026-2031.
Diawali dengan ibadah dipimpin Wakil Ketua Umum sinode GKMI Pdt.Dr. Mody Pinontoan, Musda mengusung tema “Bekerjalah Selagi Hari Siang” dikutip dari Yohanes 9:4 dihadiri Pejabat Forkopinda Provinsi Papua Barat, perwakilan PGGP PB, Pendeta dari denominasi gereja dan ratusan peserta yang terdiri dari pendeta, penatua, diaken, dan utusan jemaat GKMI Tanah Papua.
Ketua Majelis Daerah (MD) GKMI Tanah Papua Periode 2021-2026, Pdt.Adi Rumengan M.Th menyampaikan Musda II sebagai momentum bagi warga GKMI Tanah Papua untuk lebih semangat menyampaikan Injil Yesus Kristus kepada mereka yang masih jauh dari kasih Karunia Tuhan Yesus sehingga Tanah Papua akan penuh dengan kemuliaan Tuhan.
Rumengan berharap GKMI terus bertambah baik kualitas maupun kuantitas agar terus menjadi berkat. Ia mendukung kepengurusan yang terpilih nantinya.
“Saya sangat bersyukur dan tahu perjalanan ini akan terus berjalan, saya mempunyai hati dan beban supaya GKMI berkualitas dan menjadi berkat. Saya juga akan terus mendukung Kepengurusan yang terpilih sesuai AD ART,” ujarnya.
Ketua Panitia Musda II, Pdt. David Semet,S.Th, berterima kasih dan bersyukur untuk peran Pemerintah yang besar kepada GKMI.
“Perhatian dan kepercayaan dari pemerintah ke GKMI sangat baik, dimana Gereja GKMI selalu dilibatkan dalam setiap agenda pemerintahan,” tutur David.
David berharap musyawarah yang digelar dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik untuk program kerja 5 tahun ke depan.
“Bagi pemimpin yang terpilih agar melanjutkan apa yang sudah dikerjakan kepengurusan sebelumnya untuk membawa GKMI semakin maju dan luar biasa,” harapnya.
Menurut Ketua MD dan Ketua Panitia kandidat Musda II GKMI ini akan di serahkan kepada pengurus wilayah untuk mengusulkan kandidatnya masing masing. (SM)








