PMI Papua Barat Berpartisipasi di National Youth Champions dan FORPIS 2021

  • Whatsapp

MANOKWARI – Stanitz Walfrin Ramandey, Palang Merah Remaja (PMR) Wira asal SMA Negeri 1 Manokwari mewakili PMI Papua Barat mengikuti National Youth Champions, sekaligus Pemilhan Koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) tingkat Nasional tahun 2021-2022, dengan berbagai rangkaian kegiatan sejak bulan Agustus hingga tanggal 2 Oktober 2021, secara daring.

Sekretaris PMI Papua Barat, Roger Steven Tanamal, mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan National Youth Champions sekaligus Pemilhan Koordinator Forpis tingkat Nasional yakni melibatkan para remaja dalam setiap kegiatan PMI sebagai mitra kerja di bidang manajemen, pelaksana, maupun penerus program. Tujuan lainnya adalah menerapkan Tri Bakti PMR, dalam pengembangan karakter, kepemimpinan, kemampuan untuk pengambilan keputusan, keterampilan hidup dan meningkatkan kapasitas PMR dalam pemahaman isu pengurangan risiko dan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Menurut Tanamal, dengan informasi yang sangat singkat, sehingga dilakukan koordinasi agar penyiapan peserta PMR dilakukan pada PMI Cabang Manokwari guna mewakili PMI Papua Barat.

“Dukungan dan perhatian pengurus PMI Cabang Manokwari serta pihak sekolah dan orang tua maupun pengurus PMI Papua Barat hingga Pusat serta sesama rekan relawan merupakan bagian terpenting sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk melakukan berbagai perubahan melalui koordinasi dan komunikasi yang efektif. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mengambil bagian sehingga seluruh proses telah berjalan baik dan lancar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Relawan PMI Papua Barat, Yohanes Ada’ Lebang, mengakui bahwa koordinasi dan komunikasi antara pusat dan provinsi ke depan diharapkan lebih baik lagi, sehingga penyiapan administrasi peserta di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat benar-benar dilakukan dengan mekanisme yang sesuai dan diharapkan.

“Apa yang diharapkan terkait pembentukan Forpis di tingkatan PMI provinsi dengan pelibatan jejaring dengan Forpis di tingkat PMI kabupaten/kota belum dapat kami lakukan mengingat pelaksanaan tahapan kegiatan ini telah dilaksanakan hingga tanggal 12 September. Keterwakilan PMI Papua Barat membuktikan bahwa PMR/relawan PMI Papua Barat ada untuk kemanusiaan,” imbuh Lebang.

Menurut Lebng, proses pembinaan PMR dilaksanakan oleh PMI melalui sekolah yang memiliki unit PMR untuk menciptakan remaja yang memiliki karakter bersih, sehat, kepemimpinan, peduli, kreatif, kerja sama, bersahabat, ceria, aman, dan seht. Pembinaan ini menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menyiapkan generasi dan relawan kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Selain terpilihnya Koordinator Forpis tingkat Nasional tahun 2021-2022 oleh perwakilan PMI Jawa Tengah, peserta kegiatan juga diharapkan dapat membuat rencana tindak lanjut dan pembuatan data base Relawan PMR yang tersedia di setiap provinsi. Sedangkan sesuai program PMI Pusat tahun 2022 pada Bidang Relawan, rencana melaksanakan kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR pada bulan Juli di Provinsi Bangka Belitung dan pelatihan relawan pada bulan Februari atau Maret. (SM7)

Pos terkait