Bupati Ungkap Rencana Membangun Kota Baru di Andai, Manokwari Selatan

  • Whatsapp
Salah satu ruas Jalan di Kota Manokwari (Istimewa)

MANOKWARI –  Dalam rangka menekan laju pertumbuhan penduduk di kawasan padat penduduk di Kabupaten Manokwari, Pemerintah Daerah menjadikan kawasan Distrik Manokwari Selatan sebagai salah satu solusi alternatif.

Diketahui, Pertumbuhan Penduduk di Ibukota Kabupaten Manokwari sejak 20 Tahun terakhir terpusat di Distrik Manokwari Barat, kondisi saat ini muncul berbagai problem sosial, dari kejahatan jalanan yang menimbulkan kriminalitas yang tinggi, Kondisi tersebut diperparah dengan ķawasan kumuh sepanjang teluk Sawaibu, Sanggeng dan Wosi.

Bacaan Lainnya

Distrik Manokwari Selatan, sebagai Distrik penyanggah di dekat Ibukota Kabupaten Manokwari kini mengalami perkembangan laju Pembangunan yang sangat pesat, seiring dibangunnya fasilitas Pemerintahan dalam 10 Tahun terakhir.

“Distrik Manokwari Selatan dalam pembangunan jangka menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah, 3 Tahun kedepan serta 5 Tahun yang akan datang, Manokwari Selatan jadi Daerah yang terdapat pertumbuhan yang luar biasa,” kata Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam kunjungan kerjanya di Distrik Manokwari Selatan, Senin (10/01/2022).

Semua aktivitas Pemerintahan dan Pembangunan kini di arahkan ke Distrik Manokwari Selatan,

“Sekarang Manokwari Selatan menjadi Sentra atau jadi pusat Pemerintahan, sebut saja Kantor Bupati, Kantor Gubernur serta Kodam dan Polda berada di kawasan Distrik Manokwari Selatan,” urai Bupati Hermus Indou.

Hal tersebut menjadikan pertumbuhan Pembangunan di Manokwari Selatan, jauh lebih maju dari 8 Distrik lain di Kabupaten Manokwari.

“Manokwari Selatan kita persiapkan sebagai satu Kota Baru. Khususnya kota baru Andai, namun untuk mewujudkan rencana tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi butuh visi yang sama, kerja sama Kepala Distrik dan seluruh Masyarakat yang ada di sini,” ujarnya.

Hal yang menjadi tugas Kepala Distrik Manokwari Selatan yaitu, dapat merangkul seluruh Pemilik Hak Wilayah yang ada, untuk mendukung kebijakan Pemerintah.

“Nanti ada beberapa Infrastruktur penting yang akan kita bangun di Distrik Manokwari Selatan,” ucap Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati, Sekda Kabupaten ke Distrik Manokwari Selatan.

Bupati berharap, Distrik Manokwari Selatan menjadi solusi bagi uraian Penduduk, terutama masalah kepadatan dan kekumuhan Penduduk yang ada di Manokwari.

“Kita akan relokasi penduduk di kawasan Teluk Sawaibu, Sanggeng, Wosi ke Distrik Manokwari Selatan, alasannya harus dilakukan supaya mengurai kota yang kumuh, agar Manokwari tidak selamanya seperti itu, jadi kita perbaiki,” tegasnya.

“Kepala Distrik Manokwari Selatan harus bisa menopang kami dalam melaksanakan semua program Pemerintahan,” ucapnya.

Bupati menyebut beberapa rencana pembangunan Infrastruktur, seperti pelebaran dan penambahan akses Jalan dari Kampung Warmomi sehingga ia berharap kepada para kepala Kampung agar kalau bisa ketika menjual tanah jangan sampai mengarah ke jalan.

Kepala Kampung jangan nanti kalau ada yang jual tanah jangan sampai sampai ke jalan sebab kita akan membuat pelebaran jalan dari kanan, jangan sampai terhalang,” pinta Bupati.

Dia mengatakan, di ujung Jembatan Andai akan dibangun jalan, lalu dibuat Pembangunan mengikuti kali Andai hingga muara Kali andai.

“Supaya kita batasi jangan sampai orang bangun runah sampai bantaran sungai. Tidak boleh lagi orang membangu  seperti di Wosi, akhirnya kemarin Banjir,”tuturnya.

Selain itu ada dua jalan Utama dari Pantai Maripi hingga ke Arfai, terutama dekat kawasan Pondok Pesantren juga akses jalan hingga ke dekat pasar sini.

“Ini agar kita siapkan akses jalan bagi masyarakat kita, jangan bangun dulu sampai su padat baru bangun jalan,” katanya.

Dia berharap dalam rangka mencapai sukses pembangunan, Bagi Kepala Distrik, Dinas Pertanahan dan juga Dinas Pekerjaan Umum agar, sama-sama membantu terutama memberi sosialisasi. (SM)

Pos terkait