Ini Kebijakan-kebijakan Pemkab Manokwari dalam Pembangunan Bidang Keolahragaan

  • Whatsapp
Bupati Manokwari, Hermus Indou.

MANOWARI – Pemkab Manokwari serius membangun bidang keolahragaan di Kabupaten Manokwari. Untuk itu, ada sejumlah kebijakan yang akan dilakukan.

Menurut Bupati Manokwari, Hermus Indou, ada beberapa kebijakan yang akan dikeluarkan Pemkab Manokwari dalam rangka pembangunan keolahragaan di Kabupaten Manokwari. Kebijakan-kebijakan itu yakni yang pertama adalah menata regulasi sistem keolahragaan.

Bacaan Lainnya

Nantinya, kata Hermus, regulasi yang dihasilkan akan mengatur secara komprehensif semua sistem keolahragaan yang saling terkait satu dengan yang lain. Dengan demikian, Manokwari tidak sepi dari olahraga.

“Dan diiharapkan Manokwari akan menjadi sumber dalam menyiapkan bibit olahragawan atau atlet yang disumbangkan kepada pemerintah provinsi dan stakeholders lain di Provinsi Papua Barat,” ujar Hermus di ruang kerjanya, Selasa (8/6/2021).

Kebijakan kedua, kata Hermus, adalah penataan kelembagaan keolahragaan terutama di KONI dan semua cabang olahraga juga akan dibenahi. Melalui penataan itu, semua kelembagaan diharapkan dapat berfungsi dan mengoperasikan kegiatan semua cabang olahraga yang ditetapkan.

Kebijakan ketiga, lanjut Hermus, yakni menyiapkan sumber daya manusia (SDM) keolahragaan. SDM keolahragaan akan didorong dan disiapkan mulai dari wasit hingga atlet untuk semua cabang olahraga.

“Ini dilakukan supaya bisa berkontribusi terhadap olahraga di Kabupaten Manokwari,” katanya.

Kebijakan selanjutnya adalah penyiapan sarana dan prasaarana (sarpras) keolahragaan. Menurut Hermus, sarpras keolahragaan di Kabupaten Manokwari akan dibangun secara bertahap agar dapat dimanfaatkan dan berkontribusi dalam pembangunan bidang keolahragaan.

Yang terakhir, tambah Hermus, yakni diharapkan adanya kerja sama atau partisipasi stakeholders lain dalam pembangunan bidang keolahragaan. Sebab membangun olahraga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Diharapkan banyak pihak ketiga yang punya modal dan kompetensi untuk membina cabang olahraga penting dan prioritas,” tukasnya. (SM7)

Pos terkait