NPHD Pengamanan Pilkada Manokwari Diteken, Polresta Dapat Rp15 Miliar, Kodim Rp1 Miliar, Fasharkan Rp500 Juta

Manokwari – Pemkab Manokwari memberikan hibah kepada Polresta Manokwari, Kodim 1801/Manokwari, dan Fasharkan TNI AL Manokwari dalam rangka pelaksanaan pengamanan Pilkada Kabupaten Manokwari tahun 2024.

Pemberian hibah ditandai dengan penandatanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD) oleh Bupati Manokwari, Kapolresta Manokwari, Dandim 1801/Manokwari, dan Kepala Fasharkan TNI AL Manokwari, Jumat (15/3/2024).

Bacaan Lainnya

Usai tanda tangan NPHD, Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan bahwa setelah pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, akan dilaksanakan Pilkada pada November 2024.

“Tahapannya mulai berlangsung bulan ini dan intensitas yang tinggi nanti akan jatuh pada bulan Agustus, September, dan seterusnya,” ujarnya.

Hermus berharap dengan dukungan semua pihak, semua tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Manokwari berlangsung dengan baik. Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan Pilkada butuh kerja bersama dan kerja kolaborasi.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Hermus, butuh kerja ekstra dari penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu serta pihak keamanan yakni Polresta Manokwari yang akan dibantu oleh Kodim 1801/Manokwari dan Fasharkan TNI AL Manokwari.

“Saya sebagai bupati hanya menusport, memberikan dukungan, tapi tugas operasional pelaksanaan Pilkada ada di tangan bapak-ibu semua. Oleh karena itu, sekali lagi saya memohon dukungan dari Bapak Kapolresta, Bapak Dandim, Bapak Kepala Fasharkan, dan semua unsur Forkopimda agar Pilkada terlaksana dengan baik,” katanya.

Kapolresta Manokwari, Kombes Pol RB SImangunsong, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Manokwari yang memberikan dukungan kepada pihak keamanan dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada tahun ini.

Baca Juga:  Jawab Aspirasi Masyarakat, Bupati Hermus Tinjau Lokasi Pembangunan Sumur Bor dan Infrastruktur di Wirsi

Aparat keamanan, menurut Simangunsong, akan mencegah terjadinya gangguan atau ancaman keamanan di wilayah kabupaten Manokwari, sehingga kegiatan yang dilaksanakan yakni bersifat preemtif, preventif, dan represif.

“Dengan demikian, kita harapkan nanti pelaksanaan Pilkada bisa berjalan sesuai dengan yang diagendakan dan yang diharapkan,” tukasnya.

Untuk diketahui, dana hibah pengamanan Pilkada diberikan kepada Polresta Manokwari, Kodim 1801/Manokwari, dan Fasharkan TNI AL. Besaran hibah tergantung dari beban tanggung jawab dalam Pilkada.

Untuk Polresta Manokwari mendapat Rp15 miliar, Kodim 1801/Manokwari mendapat Rp1 miliar, dan Fasharkan TNI AL memperoleh Rp500 juta. (SM7) 

Pos terkait