Revalidasi Pertama UGGp Raja Ampat Berjalan Lancar, Provinsi PBD Harap Green Card Didapatkan

Mewakili Gubernur PBD, Kadisparekraf PBD, Yusdi N. Lamatenggo menyampaikan sambutan usai seluruh tahapan Revalidasi Pertama UGGp Raja Ampat, Jumat (21/8/2026) malam

KOTA SORONG, PBD – Revalidasi status UGGp Raja Ampat selama lima hari oleh evaluator dari UNESCO berjalan lancar. Rombongan berhasil menuntaskan mayoritas lokasi geosite dan geotrail baru walaupun kondisi iklim dan cuaca fenomena El-nino di Raja Ampat. Kegiatan Closing Ceremony dilaksanakan di Vega Prime Hotel, Jumat (21/8/2026) malam.

Mewakil Gubernur Papua Barat Daya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) PBD, Yusdi N. Lamatenggo menyampaikan terima kasih kepada kedua evaluator, yakni Nina Atsuko dan Chen Fang yang telah datang dan melakukan kunjungan lapangan dan bedah dokumen atas status UGGp Raja Ampat yang harus dilaksanakan per empat tahun sekali.

Bacaan Lainnya

“Terima kasih atas kunjungan lapangan yang dilakukan, mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami berharap green card,” harap Yusdi Lamatenggo.

Salah satu evaluator, Nina Atsuko dari Jepang, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat seluruh pihak, diantaranya pimpinan daerah, masyarakat lokal, kelompok dan komunitas, serta NGO juga semua orang dirinya dan rekannya, Chenfang, temui di lokasi geosite, maupun kampung dan objek daya tarik wisata dalam UGGp Raja Ampat. Diakuinya banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang didapatkannya dalam kunjungan lapangannya ini.

“Kami belum dapat menyampaikan hasil kunjungan kali ini, karena yang kami lakukan nanti adalah merampungkan laporan kepada dewan UNESCO dan hasilnya akan diberikan pada pertemuan bulan Oktober di Perancis,” kata Nina Atsuko. (SM14)

Baca Juga:  BLUD - UPTD Papua Barat Daya Paparkan Capaian Kinerja Bulan Oktober

Pos terkait