Belum Terima SK, Sekda : BKD Segera Realisasikan, Jangan Tahan-tahan

Sekretaris Daerah Manokwari. (Foto:SM3)

MANOKWARI – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengikuti prajabatan beberapa waktu lalu, hingga kini belum menerima SK. Hal itu membuat Sekretaris Daerah Manokwari, Aljabar Makatita, naik pitam.

Sekda mempertanyakan kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang sampai saat ini belum juga menyerahkan SK kepada ratusan pegawai kategori II (K2).

Bacaan Lainnya

Harusnya kata Maktita, SK tersebut telah dibagikan, karena banyak dari mereka yang hendak mengurus kepangkatan. Oleh sebab itu, SK yang sudah ada segera di ajukan kepada Bupati, agar segera di tandatangani untuk selanjutnya di bagikan.

Dirinya memberi batas waktu hingga Senin pekan depan, SK tersebut sudah di bagikan. **Baca juga: Sudah Disetubuhi Namun Tidak Jadi PNS, YII Polisikan Oknum Ketua DPRD

“Sekretaris BKD, SK PNS K2 kenapa belum di bagi. Senin depan, saya sudah harus dapat informasi kalau sudah di bagi. Karena mereka ada yang mengurus kenaikan pangkat. Yang sudah, silahkan diajukan untuk di tandatangani, jangan di tahan,” tegas Aljabar, Senin (12/8).

Tidak hanya itu, beberapa ASN yang telah mengurus kenaikan pangkat untuk periode bulan April lalu, juga belum menerima SK. Selain itu, SK kenaikan pangkat untuk periode Oktober, yang telah di setujui agar segera di selesaikan dan di ajukan untuk di tandatangani, dan di bagikan pekan depan.

“Kemudian, SK kenaikan pangkat kita yang periode april belum ada penyerahan, kenapa! Juga untuk Oktober, apabila sudah di setujui agar segera disatukan, pekan depan di bagikan,” tandas Sekda.

Baca Juga:  Pemilu telah Usai, Clinton Tallo Ajak Masyarakat kembali Bersatu Jaga Manokwari dan Papua Barat

Sebelumnya, Kepala BKD, Anton Renyaan yang di temui mengatakan kalau pihaknya tengah melakukan pembenahan dan koordinasi dengan pihak BKN. **Baca juga: Minta Merdeka, Puluhan Warga Papua di Manokwari Kembali Turun Jalan

Dan saat ini sudah ada 250 SK yang siap di ajukan ke Bupati untuk di tandatangani, sisa 150 SK yang masih di koordinasikan dengan BKN.

“Pasti dalam bulan ini sudah di bagikan. Jadi yang sudah ada 250, tinggal 150 dan kami akan menjemput hari ini juga,” tambah Anton. (SM3)

Pos terkait