MANOKWARI, – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Buruh Provinsi Papua Barat memiliki urgensi yang sangat penting di tengah dinamika sosial politik dan tantangan saat ini.
“Partai Buruh dituntut menyusun strategi kerja, penguatan organisasi, dan merumuskan kebijakan perjuangan yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Manokwari, Hermus Indou, pada pembukaan Rakerda Partai Buruh Papua Barat, Selasa (8/7/2025).
Sebagai ibukota provinsi Papua Barat, kata Hermus, kabupaten Manokwari membuka ruang bagi semua kekuatan politik termasuk partai Buruh untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Dengan prinsip perjuangan yang berlandaskan Pancasila, keadilan, keseteraan, dan solidaritas kelas pekerja, partai Buruh dapat menjadi kekuatan moral dan politik yang turut membangun Papua Barat yang adil, sejahtera dan bermartabat,” ujarnya.
Hermus berharap hasil Rakerda akan memperkuat barisan perjuangan partai Buruh dalam memberikan solusi konkret atas persoalan masyarakat pekerja, memperkuat kerja sama lintas sektor, dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan bersama.
Exco Partai Buruh Papua Barat, Jhon Aunsi Pangetti, mengatakan partai Buruh sudah lima tahun hadir, dan pada Pemilu 2024 belum bisa memberikan hasil terbaik.
Namun, partai Buruh tetap percaya bahwa sebagai pejuang dan generasi yang memperjuangkan nasib buruh, tani, nelayan, dan rakyat kecil, partai Buruh pasti bisa mewujudkan cita-cita.
“Partai Buruh juga konsisten mengawal pemerintahan, baik di provinsi Papua Barat maupun tujuh kabupaten yang ada,” tegasnya.
Selain itu, menurut Jhon, partai Buruh juga konsisten menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meskipun partai Buruh dikenal dengan partai aksi.
“Di Papua Barat, kami jamin keamanan dan kestabilan untuk menjaga pemerintahan di Papua Barat,” tandasnya. (SM)






