Dukung PROSPPEK-OTSUS, 233 Kader di Raja Ampat Ikuti Pelatihan SAIK+

  • Whatsapp
Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam menyampaikan sambutannya sebelum membuka Pelatihan SAIK+ di Aula Kantor Bappeda Raja Ampat.

RAJA AMPAT, WAISAI – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Raja Ampat menyelenggarakan Pelatihan Sistem Administrasi dan Informasi Kampung Plus (SAIK+) bekerjasama dengan Bursa Pelatihan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) di Aula Kantor Bappeda Raja Ampat, Senin (11/10/2021).

Pelatihan yang merupakan hasil kerjasama Pemerintah Australia dengan Pemerintah Indonesia melalui BAPPENAS RI ini dilaksanakan dalam program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) untuk mendukung Program Strategis Peningkatan Pembangunan Kampung- Otonomi Khusus (PROSPPEK – OTSUS) yang direncanakan akan dilaksanakan hingga 22 Oktober mendatang, dengan peserta berasal dari 117 Kampung dan 24 distrik, yakni 174 kader PROSPPEK, 35 Pendamping Distrik/Kampung dan 24 kepala Distrik, sehingga total adalah 233 peserta.

Hal ini dijelaskan oleh Direktur Eksekutif BaKTI, M. Yusran Laitupa dihadapan para peserta. Menurutnya, selain data dan informasi serta penyelenggaraan administrasi yang akuntabel dalam pemerintahan kampung maupun distrik, peserta nantinya menggunakan aplikasi ini pun untuk mengumpulkan data valid Orang Asli Papua (OAP) untuk memaksimalkan Otsus demi kesejahteraan masyarakat Papua untuk lebih baik lagi.

“Dan walaupun tidak menutup kemungkinan, 60 komponen data dalam aplikasi ini pun dapat digunakan untuk keperluan masyarakat secara spesifik, misalkan bansos ataupun bantuan-bantuan lainnya,” jelas Yusran.

Hadir untuk membuka kegiatan pelatihan, Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam dalam sambutannya mengapresiasi Tim BaKTI yang akan memberikan pemahaman dan pendampingan kepada masyarakat di 117 kampung dan juga 4 kelurahan terkait pendataan administrasi dan informasi yang tentunya sangat dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan PROSPPEK-OTSUS di Papua Barat, khususnya di Raja Ampat.

“Aplikasi SAIK+ ini tentunya akan mendukung juga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di distrik maupun kampung dengan data kampung yang konstektual, yang nantinya akan disinergikan dengan visi misi kami untuk periode ini. Sehingga, ikuti pelatihan ini dengan baik,” pesan Orideko Burdam. (SM14)

Pos terkait