MANOKWARI – Hingga September 2025, jumlah peserta JKN di tujuh kabupaten Papua Barat mencapai 98 persen dari total penduduk.
Papua Barat juga termasuk daerah yang disiplin dalam penganggaran dan pembayaran iuran JKN.
“Ini menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah provinsi dan kabupaten dalam melindungi masyarakat melalui program JKN,” ucap Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah XII Mustafa saat menghadiri Kasuari JKN Award 2025 di Manokwari, Senin (29/9/2025).
Mustafa menilai, komitmen itu juga sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 yang menekankan peran gubernur dan bupati dalam mendukung JKN.
Atas capaian tersebut, BPJS Kesehatan memberikan Kasuari JKN Award kepada pemerintah daerah di Papua Barat sebagai bentuk apresiasi.
Dalam penghargaan tersebut Kaimana kembali mendapatkan terbaik pertama. Penghargaan diterima langsung Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi.
Penghargaan Kasuari JKN Award untuk Teluk Bintuni diterima Plt Kepala Dinas Teluk Bintuni, Yohanes Manobi.
Penghargaan Kasuari JKN Award bagi Teluk Wondama diterima Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur, Mohamad Lakotani berpesan kepada semua pemangku kepentingan agar memperluas jangkauan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan agama untuk sosialisasi serta fokus pada daerah terpencil dan sulit dijangkau.
“Efektivitas pembayaran dengan gunakan pendekatan solutif untuk masalah tunggakan iuran dan evaluasi sistem pembayaran dan subsidi dan monitoring berkelanjutan dengan memastikan kualitas pelayanan kesehatan, hindari tambahan biaya di luar prosedur, layani dengan hati dan senyuman,” kata Wagub.
Dalam kesempatan itu juga diberikan penghargaan juga kepada Pemkab Manokwari yang diterima Sekda Yan Ayomi, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Kabupaten Kaimana. (SM)






