Tatap Muka dengan Ketua Kerukunan dan Kepala Suku, Wakapolda Papua Barat: Kami Boleh Dilihat Sebagai Keluarga Besar

MANOKWARI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Brigjen Pol Sulastiana mengadakan pertemuan tatap muka dan ramah tamah bersama Forum Kerukunan Keluarga Suku Nusantara di Papua Barat. Pertemuan digelar Kamis (22/1/2026) siang di Hotel Billy Jaya.

Pertemuan ini dihadiri kurang lebih 22 Ketua-ketua kerukunan keluarga maupun kepala suku dan dipimpin Ketua Forum Kerukunan Keluarga Suku Nusantara Papua Barat, Petrus Makbon dan Ketua Aptisi Papua Barat, Prof Robert Hammar.

Pada pertemuan tersebut, Brigjen Pol Sulastiana mendengar saran dan masukan serta pertanyaan dari para kepala suku. Ia mengapresiasi kehadiran para kepala suku.

“Ini menunjukkan bahwa Papua Barat, daerah kita, sebagai daerah yang heterogen. Kehadiran kita semua disini sudah menunjukkan bahwa ada rasa aman karena kepala suku semuanya kompak,” ucap Brigjen Pol Sulastiana.

Kerukunan keluarga maupun suku disebutnya adalah jembatan komunikasi untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia pun membuka diri jika ada pesan yang perlu disampaikan ke kepolisian.

“Mulai saat ini, kami boleh dilihat sebagai bagian dari keluarga besar. Kita cari solusi untuk menyelesaikan masalah bersama jika memang ada masalah. Semoga bisa membawa kedamaian ke masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Forum Kerukunan Keluarga Suku Nusantara Papua Barat, Petrus Makbon mengatakan pertemuan itu merupakan bagian dari perkenalan. Mengingat, Brigjen Pol Sulastiana merupakan “wajah baru” di Polda Papua Barat.

“Ketika seseorang baru masuk di wilayah baru, dan dia paham tugasnya, maka ia pasti bertemu dengan orang-orang tua yang ada disini,” kata Petrus Makbon.

Ia mengakui para kepala suku dan ketua-ketua kerukunan telah menyampaikan sejumlah pesan kepada Wakapolda Papua Barat sebagai upaya membantu kepolisian dalam menciptakan keamanan daerah.

Baca Juga:  Masyarakat Flobamora Papua Barat Diajak Bersatu Pupuk Persaudaraan

Para kepala suku disebutnya memiliki jaringan hingga tingkat kabupaten. Sehingga ia optimis keamanan daerah bisa terjaga. (SM4)

Pos terkait