GAG, PAPUA BARAT DAYA – Usai Rapat Koordinasi Eksternal PT. Gag Nikel bersama awak media dan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal yang dilaksanakan di Aimas Hotel, Kabupaten Sorong pada hari Kamis 22 Januari 2026 lalu, agenda pun dilanjutkan dengan visitasi langsung dilokasi tambang di Pulau Gag, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Raja Ampat, Jumat (23/01/2026)
Menggunakan dua unit speedboat berkapasistas masing-masing 30an orang, rombongan menuju Kampung Gag dari pelabuhan Marina Sorong. Tiba dilokasi, setelah briefing dan penjelasan Standard Operation Procedure (SOP) area tambang bagi pengunjung. Awak media dan perwakilan LSM lokal melihat langsung proses pertambangan yang dilakukan oleh PT. Gag Nikel, termasuk upaya reklamasi revegetasi bekas area tambang dan sewage system atau pengelolaan limbah cair yang telah menempatkan PT. GN mendapatkan berbagai penghargaan lingkungan, yang terbaru adalah Subroto Award 2025.
Rombongan awak media dan LSM lokal juga diikut sertakan dalam aktifitas revegetasi bekas area tambang dengan menanam kembali vegetasi atau pepohonan asli Pulau Gag dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh kementerian LHK, yakni top soil atau tanah humus awal yang diambil diatas lapisan nikel, dikembalikan diatas bekas tambang lalu ditanami pepohonan dengan jarak sekitar 4×4 meter. Jenis pohon yang ditanam antara lain; pohon Kasuari, Ketapang, Bintangor, Mangga, Sengon, Jati dan Petai China.
“Upaya reklamasi kami ini mengikuti ketentuan kementerian LHK. Setelah ditanami kembali, bukit ini akan kami namakan Bukit Media PBD,” ujar Mustajir, Corsec, Legal and Eksternal Relation Senior Manager PT. GN setelah aktifitas menanam pohon bersama awak media dan perwakilan LSM lokal.
Selain aktifitas tambang dan reklamasinya yang diperlihatkan langsung kepada awak media, juga diperlihatkan salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yakni Kelompok Nelayan Penyelemat Penyu ‘Menyenfen’ binaan PPM PT. Gag Nikel. Dimana awak media dan perwakilan LSM lokal diajak untuk melepasliarkan kembali tukik atau anak penyu yang dilepas sebanyak 101 ekor tukik, dengan total yang sudah dilepas per Januari 2026 adalah 2001 ekor tukik di Pantai Tuturuga Kampung Gag. (SM14)







