LKPJ 2025, Bupati Orideko Burdam Paparkan Realisasi Anggaran Capai 85%

Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam saat memaparkanLKPJ 2025 dalam rapat paripurna DPRK Raja Ampat, Selasa (07/04/2025)

WAISAI, RAJA AMPAT – Pada Rapat Paripurna kesatu masa sidang kesatu dalam rangka Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Raja Ampat tahun anggaran 2025, Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam didampingi Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, menyampaikan LKPJ-nya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Raja Ampat, Selasa (07/04/2026)

Orideko Burdam menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2025 merupakan laporan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah selama satu tahun anggaran, yang disampaikan sebagai media dalam upaya memelihara hubungan checks and balances antara Kepala Daerah dengan DPRK, sekaligus sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi bagi penyusunan RKPD dan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Raja Ampat.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, pada tahun anggaran 2025, telah dilakukan mekanisme perubahan APBD, seperti sebelum penyesuaian, sesudah penyesuaian, serta realisasinya secara gradual, adalah bagian dari tahapan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel dengan seluruh dokumen termaksud telah secara lengkap disampaikan dan diserahkan dalam bentuk dokumen LKPJ.

Secara ringkas, dalam hal Pendapatan daerah, realisasi Pendapatan daerah Kabupaten Raja Ampat tahun anggaran 2025 mencapai 85,10% dari anggaran sesudah penyesuaian, dimana anggaran sebelum penyesuaian ditetapkan sebesar Rp1,47 Triliun, lalu setelah penyesuaian menjadi sebesar Rp1,61 Triliun bertambah sebesar Rp137,97 Milyar. Dengan total realisasinya sebesar Rp.1,37 Triliun atau 85,10%.

Dalam hal Belanja daerah, anggaran Belanja daerah sebelum penyesuaian ditetapkan sebesar Rp1,47 Triliun, dan setelah penyesuaian menjadi sebesar Rp. 1,76 Triliun, atau bertambah sebesar Rp. 262,06 Milyar, dengan realisasi belanja daerah mencapai Rp.1,37 Triliun atau 85,83% dari anggaran sesudah penyesuaian.

Baca Juga:  Turut Memeriahkan HUT 21 Raja Ampat, WaBup Launching Pelayanan Medis RSA Nusa Waluya II

“Kami menyadari bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD sebesar 71,59%, realisasi total PAD sebesar 85,10%, dan realisasi Belanja Daerah sebesar 85,83%, masih perlu terus ditingkatkan dan menjadi bahan evaluasi pada tahun anggaran berikutnya. ​Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran OPD, DPRD Raja Ampat, serta seluruh masyarakat Raja Ampat atas dukungan, kerja sama, dan kepercayaan yang diberikan selama pelaksanaan APBD Tahun 2025,” Papar Orideko I. Burdam. (SM14)

Pos terkait