Menuju Revalidasi UGGp Raja Ampat, Dua Calon Lokasi Underwater Geotrail Diverifikasi Lapangan

Dewan Pakar UGGp Raja Ampat, Yusdi N. Lamatenggo saat mengunjungi calon geosite baru UGGp Raja Ampat, Chevron Folds, Jumat (27/03/2026)

MISOOL, RAJA AMPAT – Dewan Pakar UNESCO Global Geopark (UGGp) Raja Ampat yang juga adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Barat Daya, Yusdi N. Lamatenggo melakukan verifikasi lapangan atas dua calon lokasi Underwater Geotrail, yakni Pantai Kalig dan Pantai Wayil dalam lawatannya di Misool Selatan, 25-27 Maret 2026.

Verifikasi lapangan ini merupakan hasil tindak lanjut pembahasan bersama Dewan Pakar dan General Manager (GM) Badan Pengelola bersama stakeholder pendukung sebagai persiapan awal sebelum revalidasi status UGGp Raja Ampat. Karena, pasca resmi menyandang status UGGp di tahun 2022, kini giliran Raja Ampat akan mengikuti Revalidasi oleh UNESCO di bulan agustus 2026 yang merupakan agenda per empat tahun bagi setiap penyandang status UGGp. Revalidasi Raja Ampat ini akan bersama UGGp Ijen (Jawa Timur), UGGp Maros-Pangkep (Sulawesi Selatan), UGGp Merangin (Jambi).

Bacaan Lainnya

Sebagaimana poin-poin penting rekomendasi yang diberikan asesor setelah proses penilaian ditahun 2022 lalu, salah satu fokus revalidasi adalah Misool dengan underwater geotrailnya. Underwater Geotrail adalah sebuah konsep baru dimana jalur geologi ini berada dibawah laut, dan Misool telah terkenal dengan keindahan bawah lautnya.

Kepada wartawan, Yusdi Lamatenggo menjelaskan tujuan kunjungan lapangan ke Misool kali ini adalah dalam rangka verifikasi lapangan calon lokasi Underwater geotrail UGGp Raja Ampat yang akan dinilai oleh evaluator pada bulan agustus nanti. Juga beberapa calon geosite yang akan dimasukkan dalam daftar geosite UGGp Raja Ampat yang sementara telah berjumlah 29 geosite. Beberapa calon geosite ini seperti pulau Lios dan Chevron Folds.

Baca Juga:  Bersama DisDikBud Raja Ampat, PT. Gag Nikel Launching Sekolah Enuma Edisi Raja Ampat

“Ada 2 calon lokasi yaitu pantai Kalig dan pantai Wayil. Saya juga memverifikasi lapangan beberapa calon geosite baru yang akan dimasukkan dalam daftar geosite yang dimiliki oleh UGGp Raja Ampat. Disela kegiatan verifikasi lapangan ini, saya juga melakukan pertemuan dengan para pengelola homestay di Misool selatan,” papar Yusdi Lamatenggo. (SM14)

Pos terkait