Pimpin Apel Gelar Pasukan, Ini Pesan Wabup Manokwari Selatan

Wakil Bupati Manokwari Selatan saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan Idul Fitri.

MANOKWARI SELATAN – Wakil Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Wempi Welly Rengkung SE,M.Si bersama Kapolres Mansel AKBP Tolopan Simanjuntak, serta Dandim 1808/Mansel Letkol Inf. Boby Marsusitaning memimpin apel gelar pasukan operasi “ketupat-2022”,Rabu (27/4/2022) di halaman Mapolres Mansel.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dibacakan Wakil Bupati Wempi Rengkung menyampaikan apel yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri dengan tema “apel gelar pasukan operasi “ketupat-2022”, merupakan wujud sinergi Polri dengan instansi terkait untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan idul fitri 1443 H/2022.

Bacaan Lainnya

Diketahui Pemerintah telah menetapkan libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2022.

“Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga. Kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik” ujarnya.

Kebijakan Pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia, hal ini terbukti berdasarkan hasil survey badan litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran. Pergerakan masyarakat ini terutama terkonsentrasi di wilayah pulau Jawa dan Bali.

Moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur darat dengan menggunakan (kendaraan pribadi 47%, kendaraan umum 31%), jalur udara 10%, kereta api 10%, jalur laut 2%, dan lainnya 0,11%.

Walaupun situasi pandemi covid-19 di indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan bor rumah sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai.

“Kita semua harus selalu waspada dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sangat rawan terhadap terjadinya transmisi covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan idul fitri 1443 h/tahun 2022 sehingga diperlukan langkah-langka sinergis dengan seluruh stakeholder terkait agar masyarakat aman dan sehat” ucapnya.

kita harus menyiapkan masyarakat agar aman dari penularan covid-19 dengan terus menggelar kegiatan vaksinasi untuk mengejar target pada 3 april 2022 khususnya wilayah jawa dan bali 1998 mencapai 100% untuk dosis 2, booster 30% dan lansia 70% disertai dengan berbagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan bangsa indonesia dari bahaya pandemi covid-19.

Polri dengan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan operasi “ketupat-2022” yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 s.d. 9 Mei 2022.

Fokus pengamanan adalah 101.700 obyek di seluruh Indonesia baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun ka, dan bandara.

Dalam pelaksanaannya,operasi ini akan melibatkan144.392 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 87.880 personel Polri, 13.287 personel TNI, serta 43.225 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja,Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.710 pos pengamanan dan 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu. (SM5)

Pos terkait