Buronan Tahun 2020 Ditangkap Tim Gabungan TNI Polri Saat Mengejar Pelaku Penyerangan Pos Ramil Kisor

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi.

MANOKWARI – YS pria 28 tahun warga kampung Sori Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat Papua Barat, terpaksa bertahan dikantor Polisi sementara 2 rekannya yang lain dipulangkan setelah ketiganya diamankan tim gabungan TNI Polri dalam lanjutan pencarian pelaku penyerangan dan pembunuhan 4 prajurit TNI di Kampung Kisor, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Tim gabungan TNI dan Polri dibawah Pimpinan, Dansat Brimob Polda Papua Barat, Dandim 1809 Maybrat pada Minggu (12/9/2021) kemarin berhasil mengamankan 3 Warga yang dicurigai terlibat Peristiwa Pos Ramil Kisor, Kabupaten Maybrat Papua Barat.

Bacaan Lainnya

Setelah 1X24 Jam para terduga Pelaku tersebut di amankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik, dua diantaranya dibebaskan, namun YS, salah satu yang sebelumnya diamankan tetap ditahan di Mapolres.

“Saya telah konfirmasi ke Kapolres Sorong Selatan, tiga warga yang kemarin di amankan itu mereka di periksa, namn didapatkan YS salah satu diantara ketiga warga tersebut tetap ditahan,” kata Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Adam Erwindi, Senin (13/9/2021)

Penahanan YS oleh Penyidik Polres bukan tanpa alasan, Ia merupakan Anggota Komite Nasional Papua Barat KNPB, sebuah organisasi Politik perjuangan Papua.

Kendati demikian, YS ditambahkqn Adam Erwindi, tidak terlibat dalam Peristiwa Penyerangan Pos Ramil Kisor.

YS diketahui terlibat dalam Kasus Pembunuhan pada peristiwa Tahun 2020 silam dimana korbanya yakni Frans Sewa saat itu meninggal dunia dan Yohanis Sewa mengalami luka.

“YS bersama dengan pelaku lain yakni Adam Sori, saat itu Adam Sori sudah ditahan dan diproses hukum dengan hukuman penjara 6 Tahun 6 bulan. sedangkan YS melarikan diri,” tutur Kabid Humas. (SM17)

Pos terkait