Polisi Masuk Kampus, Kapolres : Mahasiswa Tidak Perlu Khawatir

MANOKWARI – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Manokwari, AKBP. Adam Erwindi, menyebut permintaan keamanan yang diminta Rektor Unipa, hanya bersifat memberikan rasa aman dan nyaman kepada mahasiswa, saat melakukan proses belajar mengajar di kampus.

Oleh karena itu, mahasiswa dihimbau untuk tidak Khawatir dengan kehadiran Polisi.

Bacaan Lainnya

Hal ini dilakukan karena, beberapa kali aksi yang belakangan ini terjadi, membuat mahasiswa tidak nyaman untuk belajar.

Lebih ironis lagi, informasinya ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan intimdiasi terhadap mahasiswa.

“Yang ingin saya tekankan, mahasiswa tidak usah khawatir dengan surat tersebur, karena tujuan kami ke sana adalah untuk meyakinkan mahasiswa belajar dengan tenang. Seperti kita ketahui selama ini saat belajar, di paksa dan diusir keluar oleh oknum mahasiswa tertentu,” jelas Kapolres, Rabu (25/9).

Terkait kehadiran anggota Polisi, Kapolres menjanjikan tidak akan mendirikan pos keamanan di wilayah kampus, dan hanya bersifat patroli rutin.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau mahasiswa tidak melakukan tindakan kriminalitas, karena tidak menutup kemungkinan anggotanya akan menindak oknum yang melakukan tindakan melawan hukum.

AKBP. Adam Erwindi, juga mengaku tidak membatasi aktifitas mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, tetapi tentu harus mengikuti aturan dan maklumat yang sebelumnya telah disampaikan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Herry Rudolf Nahak.

“Teknisnya kan bukan berarti kami melaksanakan razia, kita cuma memantau dan monitor. Jika ada tindakan pidana lagi, kita akan memproses orang-orang yang lakukan itu, agar aktifitas belajar mengajar berjalan dengan baik,” tandasnya. (SM3)

Baca Juga:  Operasi Ketupat Mansinam Polres Manokwari Bentuk Lima Pos

Pos terkait