Waterpauw Paparkan Sejumlah Kemajuan yang Dicapai pada HUT ke-24 Provinsi Papua Barat

MANOKWARI – Pemprov Papua Barat menggelar upacara memperingati HUT Provinsi Papua Barat yang ke-24, Kamis (12/10/2023). Bertindak sebagai inspektur upacara, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, memaparkan sejumlah kemajuan yang telah dicapai.

Menurut Waterpauw, tema peringatan HUT Papua Barat ke-24 adalah “Papua Barat Maju dan Berdaya Saing. Tema tersebut mengandung makna filosofis serta berisi doa dan harapan agar Papua Barat selangkah demi selangkah semakin maju dan sejajar serta dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Waterpauw menyampaikan sejumlah kemajuan yang telah dicapai dari tahun ke tahun. Di antaranya kesuksesan pelaksanaan side event W-20 dan Y-20 tahun 2022; penghargaan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi pada awal 2022; penghargaan dari Kemenkumham terkait kebijakan perlindungan hak kekayaan intelektual; penghargaan Global Blue Park dari Marine Consevation Institute tahun 2022; dan penghargaan dari Jamsostek tahun 2022.

Selanjutnya adalah penghargaan dari Menko Perekonomian tahun 2022 terkait penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang; Annual Meeting Governor and Forest Task Force di Mexico; penghargaan dari BPKP tahun 2022; penghargaan dari Wakil Presiden terkait capaian Universal Health Coverage tahun 2023; penghargaan tahun 2023 terkait kinerja pembinaan BUMD.

Selain itu, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Barat tahun 2017 sebesar 62,99 meningkat menjadi 65,89 pada tahun 2022; jumlah penduduk miskin berkurang dari 221.136 di tahun 2022 menjadi 214.098 di tahun 2023, 544 dari 2.659 balita sembuh dari stunting.

Baca Juga:  BKKBN Papua Barat Lakukan Pendataan Keluarga 1 September-31 Oktober 2022, Ini Sasarannya

“Angka prevalensi stunting di Papua Barat menurun hingga 15,53 persen pada September 2023. Capaian ini lebih baik dari target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat yakni 17 persen pada tahun 2023. Membaik signifikan jika dibandingkan dengan prevalensi pada tahun 2022 yang mencapai 30 persen,” kata Waterpauw.

Kemajuan lain yang telah dicapai, lanjut Waterpauw, yakni inovasi informasi E-Keriting, penyelesaian 21 Perdasi dan Perdasus; pelaksanaan sembilan proyek nasional yakni perpanjangan runway Bandara Rendani, jalan lingkar Manokwari, pembangunan Pasar Sanggeng, rehabilitasi lapangan Borasi, rencana pemanfaatan bus PON Papua, perbaikan GOR Sanggeng dan Stadion Sanggeng, pengaktifan Balai Latihan Kerja, reformasi birokrasi, serta penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Tak hanya itu, kemajuan lain yakni angka indeks daya saing daerah meningkat dari 1,87 pada tahun 2021 menjadi 2,92 pada tahun 2022 serta sebagai Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua, Provinsi Papua Barat ditetapkan sebagai Ketua Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (Fordasi) dan telah melaksanakan Rakor di Manokwari pada 26-27 September 2023 dan menghasilkan enam kesepakatan Pesan Manokwari. (SM7) 

Pos terkait